Pages

Search This Blog

Saturday, June 27, 2015

Mengenal Cloud Computing

 Pengenalan Cloud Computing
Assalamu'alaikum Wr.Wb


 
A. Sejarah Cloud Computing
     Pada tahun 1950-an konsep yang mendasari Cloud Computing tidak dapat terlaksana karena suatu kesalahan. Sekitar tahun 1990-an sebuah perusahaan telekomunikasi memberikan layanan jaringan pribadi berupa virtual (VPN) dengan kualitas yang baik dengan harga terjangkau.


     inilah perusahaan-perusahaan besar yang dapat menyediakan layanan cloud computing pada awal-awal perkembangan “Cloud Computing” : GE GEISCO merupakan anak perusahaan IBM Service Biro Corporation (SBC, berdiri pada tahun 1957), Tymshare (berdiri pada 1966), National CSS (berdiri pada tahun 1967 dan dibeli oleh Dun & Bradstreet pada tahun 1979), Data Dial (dibeli oleh Tymshare pada tahun 1968), dan Bolt, Beranek dan Newman (BBN).
    Semakin berkembangnya zaman dan teknologi yang lebih modern, pada tahun 2006 sebuah perusahaan bernama Amazon menyediakan layanan Cloud Computing untuk pelanggan eksternal dengan nama AWS (Amazon Web Service). Pada awal 2008, Eucalyptus menjadi open source yang pertama, AWS API platform yang kompatibel untuk menyebarkan awan swasta. Pada awal 2008, OpenNebula, ditingkatkan dalam proyek Eropa Reservoir Komisi yang didanai, menjadi perangkat lunak open-source pertama untuk menyebarkan awan swasta dan hibrida, dan untuk federasi awan. Pada tanggal 1 Maret 2011, IBM mengumumkan SmartCloud kerangka IBM Smarter Planet untuk
mendukung. Eropa Reservoir Komisi yang didanai, menjadi perangkat lunak open-source pertama untuk menyebarkan awan swasta dan hibrida, dan untuk federasi tanggal 1 Maret 2011, IBM mengumumkan SmartCloud.
Jenis-jenis Cloud Computing
  • Public Cloud     : Penerapan cloud computing yang bersifat umum(publik)
  • Private Cloud   : Penerapan cloud computing yang bersifat khusus, biasanya dipakai oleh suatu perusahaan
  • Hybrid Cloud   : Penerapan cloud computing dengan menggabungkan publik cloud dengan private cloud.

Cloud Computing memiliki 3 Konsep yaitu:
  • Infrastructure as a Service (IaaS)adalah konsep dasar yang pertama kali muncul, implementasi IaaS ini banyak dilakukan pada penggunaan atau penyewaan jaringan untuk akses Internet, layanan Disaster Recovery Center dan lain-lain.
  • Platform as a Service (PaaS) adalah Konsep dasar dari PaaS ini tidak jauh berbeda dengan IaaS.
    Perbedaannya hanya terletak pada penggunaannya saja, PaaS digunakan pada operating system dan infrastruktur pendukungnya. Contohnya adalah layanan dari situs force.com serta layanan dari para vendor server.
  • Software as a Service (SaaS) adalah konsep dasar cloud computing yang paling tebaru dan lebih unggul dari konsep dasar pendahulunya (IaaS dan PaaS), karena didukung  dengan software atau suatu aplikasi bisnis tertentu.
    Contoh realnya adalah salesforce.Com, Service-Now.Com, Google Apps dan lain-lain.
Secara umum CLoud Computing memiliki 3 karakteristik :
  • Grid Computing yaitu metode komputasi dimana sebuah komputer
    raksasa virtual yang terdiri dari beberapa komputer yang bekerja secara
    bersamaan melakukan komputasi. Contohnya ada pada jaringan peer-to-peer atau SETI@home. 
  • Utility Computing yaitu konsep komputasi dimana para client hanya membayar apa yang mereka pakai. Contohnya seperti sistem penggunaan listrik dari PLN.
  • Autonomic Computing yaitu konsep dimana komputer beserta perangkat
    komputasinya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan self-management.
    Contohnya pada penggunaan harddisk server yang akan penuh dengan data.
Enam komponen penting dari Cloud Computing, yaitu : Cloud Clients, Cloud Services, Cloud Application, Cloud Platform, Cloud Storage, dan Cloud Infrastructure.

Keunggulan yang dimiliki oleh cloud computing yaitu:
- harganya yang murah,
- ramah lingkungan, dan lain-lain.
Karena keunggulannya ini cloud computing banyak digunakan sebagai konsep dasar oleh teknologi-teknologi masa kini, seperti VBLOCK INFRASTRUCTURE PACKAGE, IBM VMCONTROL, dan WINDOWS AZURE. Namun dibalik keunggulannya ini ada kendala-kendala yang sering terjadi pada Cloud computing adalah service level, privacy, Compliance, data ownership, data mobility.

Semoga postingan saya kali ini dapat memberi hal baru, atau bermanfaat bagi anda, Terima Kasih 

Thursday, June 25, 2015

Bootable Flash DIsk

Cara menjadikan Flash Disk sebagai Bootable

Assalamu'alaikum Wr.
Bismillahirrohmanirrohim

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara menjadikan flash disk sebagai bootable.
Pengalaman saya mengapa menggunakan flash disk menjadi bootable:
1. USB Flash Disk lebih hemat, maksudnya adalah flash disk merupakan media yang memiliki keunggulan lebih(tahan lama) dibanding menggunakan CD
2. USB Flash Disk memiliki ukuran fisik yang lebih kecil dibanding CD.
3. dan sebagainya

Langsung saja,kali ini saya menggunakan S.O Linux mint:
Langkah-langkah menjadikan flash disk sebagai bootable:
1. Siapkan Flash disk dan file ISO-nya
2. Saya merekomendasikan flash disk tersebut kosong, jika belum kosong, berikut caranya:
  • Masuk ke USB stick formatter(dapat dicari di menu start)
  • Pilih Flash disk yang akan diformat, klik format, tunggu sampai selesai
  • Di dalam linux mint kita harus memasukan password, klik authenticate
  • jika sudah selesai akan muncul tampilan seperti dibawah ini
3. Masuk ke USB Image Writer
  • Pilih Select Image
  • Kemudian pilih file ISO yang akan di pakai, kemudian klik Open
  • Kemudian klik write,

  • kemudian masukan password
  • tunggu sampai proses selesai, jika sudah akan tampil seperti dibawah ini
<Alhamdulillah, cara menjadikan flash disk sebagai bootable sudah selesai
Semoga postingan saya ini dapat bermanfaat bagi anda>
Wasslamau'alaikum Wr.Wb

Wireless Concept

Wireless Concept

Assalamu'alaikum Wr.Wb


Kali ini saya akan berbagi tentang wireless concept.
apa maksud dari wireless concept?
pendapat saya : wireless concept adalah suatu konsep yang dimiliki oleh wireless, konsep wireless adalah suatu ketentuan-ketentuan yang dimiliki oleh wireless.
Disini saya akan share tentang Wireless LAN 802.11
Wireless LAN 802.11 memiliki beberapa jenis, yaitu
1. 802.11 - 2.4Ghz
    Maksudnya adalah wireless pada jenis ini memiliki frekuensi 2.4Ghz
    Terdapat macam-macam wireless 802.11 dengan frekuensi 2.4Ghz
    Diantaranya:
  • 802.11-b : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 11Mbps
  • 802.11-b/g : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 54Mbps
  • 802.11-b/g/n : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 300Mbps

2. 802.11 - 5Ghz
   
    Maksudnya adalah wireless pada jenis ini memiliki frekuensi 5Ghz
    Terdapat macam-macam wireless 802.11 dengan frekuensi 5Ghz
    Diantaranya:

  • 802.11-a/g : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 54Mbps
  • 802.11-a/g/n : wireless LAN yang memiliki kecepatan transfer data sampai 300Mbps
Ketika kita berbicara mengenai Wireless LAN, tentu saja kita harus mengetahui tentang Kaidah dalam Wireless LAN, mengapa demikian? karena kita tidak boleh membangun wireless LAN sembarangan, jika sembarangan maka kita tidak menghasilkan hasil yang kita inginkan

Berikut Kaidah Wireless LAN
Kaidah Wireless =
    • TX Power                     : Daya pancar Signal Wireless
    • RX Sensivity                 : Sensitifitas wireless dalam menerima signal
    • Loosess                        : Hambatan Karena Kabel dan Konektor
    • EIRP                             : Daya pancar total beserta Antena
    • FSL (Free Space Loss) : Hambatan udara
ketika kita akan membangun Antena wireless di luar maka kita harus memperhatikan hal berikut ini :
1. Hambatan dan Penghalang   ( Line of Sight )
2. Media rambat Frequency      ( Freznel Zone )
3. Penghalang WLan jarak jauh( Lengkung Bumi)

Di luar ruangan Wireless LAN harus memenuhi prinsip Line of Sight
mengapa demikian?
karena jika Wireless LAN ditempatkan di tempat yang terdapat hambatan dan Wireless LAN tersebut pada ketinggian di bawah ketinggian hambatan dan penghalang, maka jaringan tersebut tidak optimal.


Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengenai cara menghitung Line of Sight(LOS)
Jika kita akan menghitung prinsip Line of Sight, kita dapat menghitungnya dengan cara menghitung online, dengan membuka situs http://www.mikrotik.co.id/test_tower.php

1. Survey Lokasi
    Survey Lokasi dapat dilakukan menggunakan Aplikasi Google Earth
    Di Aplikasi tersebut kita dapat menemukan lokasi dan menghitung jarak antar lokasi yang akan dibangun antena wireless LAN
Google earth pada linux mint dapat di install melalui Terminal.

a. masukan perintah "sudo dpkg --add-architecture i386 && sudo apt-get update"
b. masukan  perintah "sudo apt-get install ia32-libs
c. masukan perintah "sudo apt-get install googleearth-package
d. masukan perintah "sudo apt-get install google-earth-stable:i386"

2. Jika sudah mengetahui jarak dan rata-rata tinggi hambatan atau penghalang, kita masukan data tersebut ke http://www.mikrotik.co.id/test_tower.php

klik hitung
maka hasilnya akan muncul

3. jika sudah menemukan tinggi minumum antena, maka kita tinggal membangun antena tersebut sesuai dengan hasil yang tadi kita hitung



Sekian dari saya, mengenai postingan kali ini,
InsyaAlloh selanjutnya postingan ini akan saya edit, untuk mendapatkan kejelasan yang lebih jelas



Wednesday, June 24, 2015

Setting Tp-Link (Bridge with AP)

Access Point

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Bissmillahirrohmanirrohim

Kali ini saya akan sedikit sharing tentang apa yang telah saya dapatkan di BLC Telkom Klaten yaitu Cara Setting AP dengan settingan Bridge with AP

TP-Link Access Point bermacam-macam jenisnya, yang saya tau kalau perbedaan itu meliputi fungsi dari AP tersebut,
Kali ini saya menggunakan Tp-Link Model TL-WA 70101ND, dan TP-link tersebut dapat difungsikan sebagai berikut
Langsung saja kita ke langkah-langkah Setting AP dengan settingan Bridge with AP(menurut pengalaman saya). Disini saya menggunakan S.O linux mint
1. Kita siapkan AP Tp-Link beserta kabelnya(kemudian sambungkan)
2. Setting VPN-nya terlebih dahulu. lihat gambar dibawah ini
   Kita klik add,
lalu Klik Create
<akan muncul tampulan seperti dibawah ini>

Pilih manual -> add, lalu isikan IP yang satu Subnet dengan IP TP-Link, beserta DNS(DNS di isi IP Gateway) IP gateway itu paling belakang "1"
(IP TP-link saya 192.168.0.254, subnet mask 255.255.255.0, login "admin", password "admin")
saya isikan seperti dibawah ini

lalu, klik save
kemudian koneksikan Wired kita dengan Ethernet yang tdi kita buat(VPN)
3.  Buka Web Browser => ketikan alamat IP Tp-Link
kemudian muncul menu login, kita login dengan nama "admin" dan password
lalu klik ok
4. Selanjutnya muncul halaman TP-Link
Klik Next
Kita Pilih Bridge with AP, lalu Next
Klik Survey, untuk scan WIFI yang mau dijadikan Bridge
Pilih Wifi-nya dengan klik connect
kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini
Kita Pilih Next, kemudian akan tampil halaman berikutnya
ketikan nama SSID yang kita inginkan
kemudian klik next, lalu akan muncul halaman berikutnya
disitu kita dapat menggantin alamat IP AP kita,
lalu next, kemudian menuju ke halaman berikutnya
kita klik Reboot=>OK
tunggu sampai selesai, 
5. kemudian kita balik lagi ke konfigurasi VPN
kita edit IP-nya dengan IP yang satu subnet dengan IP AP(yang tadi sudah di ganti), kemudian save.
kita koneksikan lagi ke ethernet 1
6. Kita buka web browser lagi => ketikan Alamat IP TP-Link yang tadi kita buat, dan di lanjutkan seperti yang tadi(login). akan muncul seperti dibawah ini
kita pilih menu wireless, kemudian ganti Channel width menjadi 20Mhz
itu disebabkan kita sesuai dengan Channel 20Mhz(disesuaikan)

klik save, lalu reboot, 
7. Selesai, akan muncul tampilan halaman wifi yang kita jadikan bridge tadi


Sharing saya mengenai settingan ini adalah:
- Jika pada saat kita mengkoneksikan dengan AP-nya tidak terkoneksi, solusi saya adalah kita disable Networking-nya, kemudian enable.
- Pada saat mengganti alamat IP Ap-nya, harus di-ingat, karena itu kita bisa koneksi lagi dengan AP
- Jika pada saat kita memasukan IP AP di Browser, dan tidak masuk, coba cek konfigurasi VPN-nya

Sekian dari postingan saya kali ini, semoga anda dapat mengambil manfaatnya
<Terima_Kasih>
Wasslamau'alaikum Wr.Wb

Tuesday, June 23, 2015

Teknik dan Cara krimping Kabel UTP

Teknik Dan Cara Krimping Kabel UTP

Assalamu'alaikum Wr.Wb
untuk mengawali sesuatu, alangkah baiknya kita membacah basmallah terlebih dahulu
Bismillahirrohmanirrohim

Kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai pembuatan kabel UTP. Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling sering digunakan untuk pembuatan jaringan LAN. mengapa demikian? hal tersebut disebabkan karena kabel utp memiliki keunggulan, yakni dengan harga murah dan pemasangan yang cukup mudah

Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat 2 jenis yang umum di gunakan yaitu:
A. Kabel Straight
  1.   Kabel Straight adalah kabel yang cara pemasangan sama antara kedua ujungnya. berikut gambar urutan kabel straight.
    kabel jaringan model straight
    Kabel Straight digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat dengan jenis berbeda, contohnya yaitu:
  • menghubungkan antara komputer dengan switch
  • menghubungkan antara switch dengan router
  • dan lain sebagainya
Untuk membuat kabel straight diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:
  • Kabel UTP
    Hasil gambar untuk kabel utp
  • Konektor RJ-45
  • Tang Crimping
  • LAN tester Rj-45
Sebelum masuk ke langkah pembuatan, saya akan menjelaskan cara cepat untuk memahami urutan kabel(Simbol)
- Orange Putih = OP
- Orange = O
- Hijau Putih = HP
- Biru = B
- Biru Putih = BP
- Hijau = H
- Coklat Putih = CP
- Coklat = C

Langkah-langkah pembuatan kabel Straight
  1. kupas bagian ujung kabel utp(saran saya pengupasannya agak panjang, kira-kira 5cm) ini dimaksudkan untuk mempermudah pengurutan kabel.
    <pengupasan kabel dapat di lakukan dengan fasilitan tang krimping>
  2.  Urutkan kabel(menurut saran saya)
      • pertama, urutkan kabel yang masih default,
        (OP,O) ditempatkan paling kiri
        (CP,C) ditempatkan paling kanan
        (HP,H) ditempatkan sebelah kanan (OP,O)
        (BP,B) ditempatkan sebelah kiri (CP,C)
        jika sudah, luruskan kabel.nya per pasang
      • kedua, pisahkan kabel yang berpasangan menjadi sendirian. kemudian luruskan lagi
      • ketiga, urutkan kabel yang tepat,
      • pegang kabel yang sudah urut dengan tangan kanan(jangan dilepas sampai kabel dimasukan ke konektor)
      • potong kabel yang sudah urut tersebut dengan tang crimping ( kira-kira 2cm)
      • ambil konektor lalu masukan kabel tersebut kedalam konektor seperti gambar dibawah ini
      • pastikan urutan kabel dan pemasangan sudah benar(kabel tidak ada yang kurang masuk)
      • jika sudah yakin, kancingkan konektor dengan kabel(masukan konektor yang sudah dimasukan tadi kedalam tang crimping) lepaskan kabel dari tangan dan pegang tang krimping dengan kedua tangan dan kancingkan(tekan tang crimping dengan kuat)
      • jika sudah, lakukan pada ujung kabel yang satunya
  3. Jika semua hal yang diatas telah selesai, tes kabel dengan LAN tester Rj-45
    jika dalam tes tersebut indikator pada LAN tester nyala semua(no 1-8) maka kabel tersebut sudah benar)
    dan jika indikator pada LAN tester tidak nyala dengan benar(tidak hidup/ urutan salah) maka cek kabel lagi, dan ulangi lagi. 
B. Kabel Crossover
    Untuk kabel cross kali ini saya belum begitu paham, mungkin di lain waktu saya akan mempostingnya lagi



<Semoga bermanfaat>

Monday, June 22, 2015

sharing hapus blog yang dirasa tidak pentng

HAPUS BLOG

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Bissmillahirrohmanirrohim

kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara menghapus blog.
Sebab saya menuliskan postingan ini adalah ketika saya mempunyai blog yang kurang bermanfaat. mungkin teman-teman pernah mempunyai masalah yang sama.
langsung saja. 
Langkah-langkah menghapus blog:
  1. Login ke akun blogger
  2. pilih blog yang akan dihapus, kali ini saya akan menghapus blog yang berjudul selamat datang
    klik simbol arah panah bawah, kemudian klik setelan
  3. Selanjutnya klik lainnya pada menu setelan
  4. jika sudahakan muncul menu berikut ini
    Klik Hapus Blog
  5. Selanjutnya akan muncul pertanyaan seperti di bawah ini

    Klik hapus blog ini
  6. Selesai. Blog selamat datang telah terhapus

    Terima kasih atas kunjungan anda
    <semoga bermanfaat>

Saturday, June 20, 2015

Mengenal Subnetting IP Address

SUBNETTING

Pengalaman Saya mengenai Subnetting :
  • Sebelum ke Subnetting kita harus mengetahui terlebih dahulu IP Address
    IP Address yaitu Suatu bilangan yang terdiri dari 32bit yang terbagi menjadi 4 segmen (bagian) yang masing-masing segmen jumlahnya 8bit
    Bilangan IP Address dimulai dari 0-254
  • Di dalam IP Address terdapat 2 jenis bilangan, yaitu bilangan binner dan desimal
    • Bilangan biner yaitu bilangan yang terdiri dari 0 dan 1
    • Bilangan desimal yaitu bilangan yang terdiri dari 0-9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
  • IP Address terdiri dari Network ID dan Host ID
    Network ID = Alamat jaringan komputer(menurut saya seperti halnya Alamat Rumah)
    Host ID          = Alamat Host jaringan komputer(menurut saya seperti halnya No. rumah)
  • Karakteristik Kelas
    • kelas A = bit pertama dimulai dari angka 0-127
      Kelas A = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24 untuk Host ID
    • Kelas B = bit pertama dimulai dari angka 128-191
      Kelas B = terdiri dari  16bit untuk Network ID dan 16bit untuk Host ID
    • Kelas C = bit pertama dimulai dari angka 192-223
      Kelas C = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24bit untuk Host ID
  • Subnetting adalah Suatu cara untuk memperbanyak network dari suatu network ID yang telah kita miliki, misalkan kita mempunya 1 network ID, network ID tersebut dapat kita pecah menggunakan cara menghitung subnetting.
  • Perhitungan Subnetting di kelompokan menjadi beberapa kelas, yang saya tahu ada 3 kelas, yaitu kelas A, Kelas B, dan Kelas C
  • Subnet mask yang digunakan untuk subnetting
    255.128.0.0 / 9
    255.192.0.0 / 10
    255.224.0.0 / 11
    255.240.0.0 / 12
    255.248.0.0 / 13
    255.252.0.0 / 14
    255.254.0.0 / 15
    255.255.0.0 / 16
    255.255.128.0 / 17
    255.255.192.0 / 18
    255.255.224.0 / 19
    255.255.240.0 / 20
    255.255.248.0 / 21
    255.255.252.0 / 22
    255.255.254.0 / 23
    255.255.255.0 / 24
    255.255.255.128 / 25
    255.255.255.192 / 26
    255.255.255.224 / 27
    255.255.255.240 / 28
    255.255.255.248 / 29
    255.255.255.252 / 30
  • Rumus Umum Menghitung Subnetting :
    • Jumlah Subnet                              = 2 pangkat 32 - /
    • Jumlah Host Per Subnet               = (2 pangkat 32 - /) - 2
       
    • Contoh Perhitungan Subnetting Kelas C
      kita memiliki IP 192.168.1.2/24
      Tentukan
      :
      a. Network ID
      b. Jumlah Host Persubnet
      c. Broadcast
      d. Subnet mask

      Jawab :Diketahui : 192.168.1.2/24
      a. Network ID
          Sebelum mencari Network ID-nya kita harus mengetahui Jumlah Subnetnya terlebih dahulu
      - Jumlah Subnet = 2 pangkat 32 - 24
                                    2 pangkat 8 = 256
       Subnet dari 192.168.1.2/24 itu dimulai dari 192.168.1.0 - 192.168.1.255
      (karena IP tidak mencapai 256)
      Network ID = 192.168.1.0
      b. Jumlah Host Per subnet = (2 pangkat 32 - 24) -2
                                                  = (2 pangkat 8) -2
                                                  = 256 -  2
                                                  = 254
      c. Broadcast = adalah IP terakhir dari suatu network
          jadi broadcastnya 192.168.1.255
      d. Subnet mask = /24 yaitu 255.255.255.0 (dapat dihitung memakai konvensi bilangan desimal ke binner)


      Tambahan untuk hari ini, sekedar sharing

      definisi internet: seliuruh penghubung antar jaringan komputer
      kata kunci
      seluruh
      jaringan komputer
      syarat dinamakan host : terhubung

      komputer : alat yang dipakai untuk mengolah data sesuai prosedur(alur) serta menghasilkan output yang berguna bagi kehidupan manusia.
      Kata kunci
      prosedur

      node = titik yang terhubung
       
      Blogger Templates