Pages

Search This Blog

Saturday, July 25, 2015

Sharing Bersama Bapak Cahyo Sasongko (Master PHP Indonesia), Mbah Suro Dhemit

    Assalamualaikum Wr.Wb
   Bismillahirrohmainirrohim

      Teman - teman semua saya akan sharing mengenai kegiatan saya hari ini. Pada hari ini special banget bagi anak - anak BLC Telkom Klaten. Karena pada hari ini didatangi Bapak Master PHP Indonesia yaitu Bapak Cahyo Sasongko. Di sini kita sharing bareng - bareng mengenai perjalanan karir sampai menjadi orang sesukses ini. Ternyata Bapak Cahyo Sasongko ini awalnya adalah orang biasa. Tetapi Bapak Cahyo Sasongko ini mempunyai motto hidup yaitu " biasakan melakukan hal - hal yang benar". Sehingga Bapak Cahyo Sasongko menjadi sukses dan menjadi Master PHP Indonesia. Perjalanan karirnya tak semulus yang kita perkirakan. Bapak Cahyo Sasongko ini pernah mengalami kegagalan juga. Tetapi kegagalan tersebut tidak membuat patah semangat. Inilah sedikit cerita mengenai perjalaan karir Bapak Cahyo Sasongko (Master PHP Indonesia).








Sumber"Ratih Fadhilah"
<Terima_Kasih>

Mengatur Hak Akses SSH Login debian 8 (root)


Assalamu'alaikum Wr.Wb
Bismillahirrohmanirrohim

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang cara mengatur hak akses login SSH sebagai root  di Debian 8

Sebelum dilakukan diatur hak aksesnya, pada Debian 8 menerapkan security yang cukup baik, dibuktikan pada login SSH Debian 8 secara default harus login dengan user dan tidak bisa langsung login dengan root

Berikut langkah-langkah mengatur hak akses login SSH Debian 8
  1. Login SSH Debian 8 menggunakan user
    Lalu kita masuk akun root
  2.  Kemudian kita konfigurasi ssh
    #vim /etc/ssh/sshd.conf
    Lalu kita cari kata berikut
    Lalu kita ganti kata without-password dengan yes
    Lalu kita save and exit
  3. Selanjutnya kita restart ssh
    #/etc/init.d/ssh
  4. Kita login dengan terminal baru menggunakan akun root

    Sharing
    - Dengan mengatur hak akses yang di atas, kita dapat login langsung menggunakan root, tanpa login dengan user terlebih dahulu
    - Dengan mengatur hak akses yang di atas, security Debian 8 menjadi kurang aman.

    <Terima_Kasih>
    <Semoga_Bermanfaat>

Friday, July 24, 2015

Setting Point to Point mikrotik sebagai station

 Cara Melakukan Setting point to point


Kali ini saya akan menjelaskan bagimana melakukan setting Router Mikrotik mode Station, sebelumnya saya sudah setting Router Mikrotik mode AP-Bridge. Berikut adalah langkah-langkahnya:
  1. Setting IP Address laptop secara manual.
  2. Jika kita belum membuat IP Address di laptop,kita buat dengan klik Add.
  3. Pilih Ethernet.
  4. Lalu create
  5. Kita ganti identitasnya,misalkan mencoba.
  6. Klik tanda panah bawah untuk mengetahui Mac Addressnya.
  7. Kita isikan IP Address laptop secara manual.
  8. Jika sudah, kita save.
  9. Kita konek yang sudah dibuat
    Contoh: Konekkan ke mencoba.
  10. Masuk ke winbox. Kita masuknya ke mac address karena belum punya IP sendiri.
  11. Klik system > identity untuk memberi identitas.
  12. Lalu kita isikan identitasnya. Misalkan mikrotik-mencoba.

  13. Masuk ke intefaces untuk mengaktifkan wlan dengan cara klik tanda centang<ceklist>
  14. Setelah itu, kita masuk ke wireless > security profile, lalu isikan passwordnya. Dan nama identitasnya bisa diganti.
  15. Kemudian disimpan dengan apply > ok.
  16. Kita ke wlan. Klik dua kali pada wlannya.
    - Modenya diganti station bridge.
    - Band diganti 20GHz-B/G.
    - Wireless Protocolnya any.
    - Security Profile yang sudah dibuat di security profile.
  17. Apply > scan untuk menscan hotspot yang sudah dibuat.
  18. Kita pilih hotspot yang sudah dibuat, misalkan latihan_blctelkom.
  19. Lalu connect.

  20. Masuk ke IP > DNS.
  21. Isikan DNS. Kita pakai DNS Mbah Suro Dhemit.
  22. Disimpan apply > ok.
  23. Masuk ke IP > Firewall > NAT > +.
    - Out interface: wlan.
    - Action: masquerade.
    -Disimpan.

  24. Masuk ke IP > DHCP Client.
  25. Interfacenya kita pilih wlan.
  26. Disimpan.
  27. Ke New terminal untuk ping ke google apakah sudah terhubung ke google atau belum.
      




















 

Sumber : "widya"
                "ratihfadhilah"

<Terima_Kasih>
<Semoga_Bermanfaat>

Fungsi Setiap Kabel menurut warna


Orange : berfungsi untuk mengirim paket data.
Putih orange : berfungsi untuk mengirim paket data.
 
Hijau : berfungsi untuk mengirim paket data.
Putih Hijau : berfungsi untuk mengirim paket data.

Biru : berfungsi untuk mengirim paket suara.
Putih Biru : berfungsi untuk mengirim paket suara.

Coklat : berfungsi untuk mengirim arus DC.
Putih Coklat : berfungsi untuk mengirim arus DC.

Thursday, July 23, 2015

Integrasi FreeNas Di Porxmox

Setelah kita install, kita akan menkonfigurasi FreeNas dengan langkah-langkah berikut :
1. Masuk web browser, ketikkan IP FreeNas
2. Masuk menu General lalu kita masukkan IPv4 dan Timezone, lalu kita save

3.  Selanjutnya kita masuk menu Network, lalu kita sesuaikan


4. Kemudian kita masuk menu  System untuk  mengatur ntp

 5. Selanjutnya kita edit, ganti "0.freebsd.pool.org" menjadi "id.pool.ntp,org" dari 0 sampai 2.


Seperti ini :


6. Lalu kita ke menu plugin dan refresh, menunggu "icon" name muncul


7. Selanjutnya kita ke menu Storage, kita klik "Volume Manager"


8.  Kemudian kita beri nama Volume Name-nya, lalu add volume

Jika berhasih maka akan muncul tampilan seperti ini :
9. Kemudian kita masuk menu Sharing >Klik "UNIX (NFS)" > Add Unix


10. Selanjutnya kita sesuaikan seperti dibawah ini :


11. Klik yes


12. Selanjutnya kita klik "change permissions"

 
13. Selanjutnya kita ceklis semua kotak

14. Kemudian kita masuk ke proxmox dengan cara masuk browser lalu ketikkan IP Proxmox


15. Selanjutnya kita klik Add icon tanda arah panah bawah > NFS


16. Selanjutnya kita masukkan ID, IP pada kolom server, Export arah bawah, Content kita pilih semua lalu add


17. Selanjutnya kita cek.




Sumber : "Vreselbieber"
 
Blogger Templates